Tampilkan postingan dengan label Piala AFF 2010. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Piala AFF 2010. Tampilkan semua postingan

Syair Perjalanan TIMNAS kita di Piala AFF 2010

Piala AFF 2010

INDONESIA VS MALAYSIA

Dimulai 1 desember
Awal  cerita,
Indonesia bertemu dengan Malaysia ..
Bobol lebih dahulu gawang kita,
namun akhirnya kita berjaya...
Tak tanggung-tanggung hasil skornya,
Malaysia ditundukkan dengan  perkasa
Lima satu jelas angkanya...
Membuat Malaysia dendam angkara...

INDONESIA VS LAOS

Adalah Laos lawan selanjutnya,
Indonesia tak ragu-ragu mengalahkan  mereka.
Enam kosong hasil skornya,
Indonesia aman ke babak berikutnya ....

INDONESIA VS THAILAND

Lawan terakhir di babak penyisihan,
adalah Thailand jadi tandingan
Selama bertahun sulit dikalahkan,
namun kali ini bisa ditundukkan ..
Dengan angka dua berbalas satu,
Thailand dipaksa keluar kompetisi yang seru ..

PHILIPPINES VS INDONESIA

Bersama Malaysia kita melaju,
babak semi final tempat seteru.
Dibabak semifinal bertambah riuh
ketemu Filipina lawan yang tangguh
Dileg pertama unggul satu kosong tuh,
di leg kedua hasilnya tetap dan teguh.

INDONESIA VS MALAYSIA

Berhasil masuk final kita bertandang,
ke negeri jiran Malaysia kita pun datang
Dengan tujuan memperoleh menang

MARKUS KEBOBOLAN

namun hasilnya sangat menentang.
Kita dikalahkan kosong melawan tiga,
memang hasil yang tidak pernah disangka

TIMNAS INDONESIA

tidak berputus asa,
berharap di Jakarta bisa  berjaya.
Dua sembilan tanggal terjadinya,
di akhir tahun desember bulannya.

SUPPORTER INDONESIA
Berduyun duyun supporter menontonnya,
di stadion utama , Ge Be Ka namanya.
Semua penonton dari penjuru Nusantara ,
sama berharap dan memanjatkan doa.
Agar Timnas berjaya memenangkan pertandingannya,
serta berhasil memboyong piala atau tropinya.

LASER TEROR INDONESIA

Memang benar kata orang tua-tua,
kita hanya bisa berencana dan berharap sahaja.
Paling kita hanya bisa berusaha segenap tenaga,
karena kehendak Yang Kuasa-lah jadi penentunya.

SUPPORTER INDONESIA

Akhir cerita pun terjadi di Gelora Bung Karno,
Timnas kita menang dua satu skornya.
Sudah dapat diterka bagaimana akhir jadinya,
kita pun menang tapi tak dapat pialanya.

»»  READMORE...

Permohonan Maaf Firman Utina Kepada Fans

Firman Utina
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Kapten timnas Indonesia, Firman Utina, mengaku kecewa dan sedih atas kegagalan timnas Merah Putih menjuarai Piala AFF 2010. Kepada seluruh suporter, Firman memohon maaf karena gagal mempersembahkan juara Piala AFF yang dinantikannya selama 14 tahun.

''Saya mohon maaf kepadan fans terutama sekali karena kami semula tampil cemerlang di babak kualifikasi dan juga semifinal. Kami sangat kecewa seperti seluruh rakyat di Indonesia,'' kata Firman.

Skuat Merah Putih berhasil memenangkan laga kedua final Piala AFF 2010 dengan menekuk Malaysia 2-1. Tapi, skor tersebut belum cukup untuk menghantarkan trofi juara kepada Indonesia. Karena, Firman Utina dan kawan-kawan sebelumnya kalah 0-3 di laga pertama sehingga kalah agregat 2-4.

Firman menyadari bahwa kalah menang adalah hal biasa dalam pertandingan sepakbola. ''Ini adalah sepakbola di mana kami kadang menang kadang kalah. Tapi, yang penting adalah fans memahami hal tersebut,'' katanya. ''Tidak ada yang saling menyalahkan.''
»»  READMORE...

Astaga... Irfan Bachdim Terancam Dicoret dari Timnas

Irfan Bachdim berebut bola dengan pemain Malaysia, Mohamad Asraruddin, di laga final leg kedua
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTAN -- Irfan Bachdim, striker Persema Malang, bisa terancam dicoret dari timnas Indonesia menyusul keputusan Persema Malang keluar dari kompetisi PSSI 'Liga Super Indonesia' 2010 untuk gabung dengan kompetisi tandingan Liga Primer Indonesia (LPI). Karena, PSSI tidak mengakui pemain yang tampil di LPI karena kompetisi tersebut dinilai ilegal.
''Apabila kesebelasan tersebut bergabung dengan kompetisi ilegal atau di luar PSSI, maka akan mendapatkan sanksi organisasi dari federasi sepak bola Indonesia,'' kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, di Jakarta, Kamis (30/12). ''Sanksi juga akan diberikan kepada semua yang terlibat mulai dari tim manajemen, jajaran pelatih, maupun pemain yang saat ini memperkuat klub tersebut.''
Irfan bersama pemain naturalisasi lainnya, gelandang Kim Jeffrey Kurniawan, saat ini memperkuat Persema Malang. Laskar Ken Arok, julukan Persema Malang, bersama PSM Makassar dan Persibo Bojonegoro secara resmi sudah menyatakan mundur dari LSI 2010/2011.
PSSI sebelumnya mengancam pemain yang ikut kompetisi LPI. PSSI tidak mengakui pemain tersebut meski mereka berstatuskan pemain timnas. Untuk pemain asing yang tampil di LPI, PSSI mengancam akan langsung mendeportasinya.
Terkait ancaman Irfan yang tidak bisa memperkuat timnas jika berlaga di LPI, Persema tidak terlalu khawatir. Manajer Persema, Asmuri, beralasan bahwa Bachdim dan Kim sudah terikat kontrak dengan Persema. Sehingga apabila keduanya membatalkan karena ancaman itu, maka kedua pemain itu terkena pelanggaran administrasi dan wajib mengembalikan nilai kontraknya dua kali lipat.
»»  READMORE...

Merasa Dianaktirikan, Fans Malaysia Hanya Bisa Gertak

Pendukung Timnas Malaysia
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sebanyak 300 suporter Malaysia sebelumnya menyatakan tidak takut untuk datang langsung ke Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk menyaksikan laga final Piala AFF 2010. Tapi, mereka nyatanya tidak datang dan justru mengeluh telah dianaktirikan.

"Kami amat kesal sekali. Kami berasa kami telah dianaktirikan. Kami disisihkan dan tidak diberikan keadilan sewajarnya,'' keluh presiden kelompok suporter Selangor FC, Mohd Nasir Yunus.
Nasir sebelumnya mengatakan bahwa ratusan fans Malaysia dari Selangor, Johor dan Kelantan akan datang langsung ke Senayan. Mereka bergerak dengan diorganisir kelompok suporter Selangor (SSFC). Mereka bertolak ke Jakarta dan bergabung dengan sejumlah fans dari Gerbang Tempur Suporter Malaysia (Ultras Malaya).

Nasir saat itu menyebutkan suporter Malaysia tidak perlu takut karena kericuhan hanya akan terjadi di dalam stadion saja, dan tidak sampai keluar. Pernyataan Nasir ini berkaitan dengan pemberitaan media Indonesia yang menyebutkan fans Malaysia tidak berani datang ke Jakarta. Tapi, mereka faktanya memang tidak (berani) hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Ratusan fans Malaysia akhirnya nonton bareng di Kedubes Malaysia di Jakarta sebagai bentuk aksi protes.
''Kami kecewa dengan lokasi tempat duduk dalam stadion serta faktor risiko keselamatan,'' kata Nasir. ''Suporter Malaysia yang tidak banyak jumlahnya itu meminta tempat duduk VIP, tetapi mereka diletakkan di tengah-tengah para pendukung Indonesia dan merasa tidak selamat untuk berada dalam stadion guna mendukung timnas Malaysia.''
»»  READMORE...

Malaysia pun Menghina Alfred Riedl

Alfred Riedl
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- ''Nada Riedl masih sombong walau Garuda tumbang''. Demikian judul tulisan media Malaysia 'Utusan Online' tentang Alfred Riedl, pelatih timnas Indonesia, seusai skuatnya gagal menjuarai Piala AFF 2010 pada Rabu (29/12) malam.

Utusan Online menyebut Riedl sebagai sosok pelatih yang sombong. Riedl, yang dicintai oleh seluruh suporter Indonesia, dinilai tidak bersikap kesatria karena tidak bisa menerima kegagalan skuatnya. ''Walaupun sudah terlepas gelaran juara Piala Suzuki AFF, nada jurulatih Indonesia, Alfred Riedl, seolah-olah enggan menerima kekalahan dengan menganggap skuad yang lebih baik sebenarnya tewas di perlawanan akhir,'' tulis Utusan Online pada paragrap pertama tulisannya.

Media Malaysia itu mengutip pernyataan Riedl yang dinilainya bernada sombong. ''Kita bermain begitu luar biasa pada malam ini biarpun menyedari ketinggalan tiga gol. Namun pada separuh masa pertama, banyak peluang keemasan kita terlepas walaupun menguasai permainan terutamanya pada 15 minit perlawanan,'' tulisnya. ''Malah selepas Malaysia mendahului gol pertama, semangat pemain saya tidak luntur dan cuba bangkit. Saya harus ucapkan tahniah (selamat) kepada mereka." 

Komentar Riedl itu sesungguhnya ucapan terima kasih dan salut pada skuat Merah Putih-nya yang telah berjuang mati-matian. Jika tidak sportif dan tidak bisa menerima kekalahan timnya, saat menggelar jumpa pers semalam, Riedl tentunya tidak akan mengatakan ini untuk kesuksesan Malaysia. ''Selamat untuk Malaysia karena juara baru kini telah muncul,'' ujar Riedl.
»»  READMORE...

Duhh.. Fans Indonesia Sportif, tapi Malaysia tetap Saja Mencela

Suporter Indonesia tetap ceria usai final leg kedua Rabu malam. Mereka berfoto bersama replika Piala AFF.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Kerusuhan suporter, yang semula diprediksikan akan pecah, alhamdulillah akhirnya tidak terjadi seusai laga kedua final Piala AFF 2010 tadi malam. Tapi, Malaysia tetap saja mencela suporter Indonesia yang semalam mampu membuktikan bahwa mereka mampu tampil sportif.
New Straits Times menuliskan dengan judul 'Fans Indonesia Lampiaskan Kemarahannya' (Indonesia fans show their anger). Suporter Indonesia, tulis New Straits Times, masih tidak menerima kekalahan laga final pertama di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, yang dinilai curang. Mereka membentangkan spanduk "Ganyang Malaysia" dan "Bantai Malaysia 5-1" sebelum petugas menurunkannya karena khawatir memicu kerusuhan.

Dengan judul tulisan 'Peminat Indonesia tak hormat Negaraku', Harian Metro juga menulis soal aksi suporter Indonesia yang dinilai tidak sportif. Penyokong (fans) Indonesia, tulis Harian Metro, melemparkan botol minuman air mineral berkali-kali di luar Stadium Utama Gelora Bung Karno ketika pertandingan final kedua Piala AFF pada malam tadi. Botol minuman itu dilemparkan penyokong tuan rumah ketika menonton perlawanan menentang Malaysia di layar besar yang disediakan untuk 100 ribu penonton yang gagal mendapatkan tiket.

Malaysia sepertinya melupakan tindakan sportif pendukung Indonesia yang tidak rusuh ketika skuat kesayangan mereka gagal menjuarai Piala AFF 2010. Mereka juga sepertinya lupa tindakan anarkis fans Malaysia yang menginjak syal suporter Indonesia saat laga final pertama di Kuala Lumpur.
»»  READMORE...

Malaysia Raih Double Treble Asia Tenggara

Timnas Malaysia
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Malaysia ibarat menggondol double treble atau juara ganda di Asia Tenggara. Pasalnya, sebelum merengkuh Piala AFF 2010, skuat berjuluk Harimau Malaya itu meraih medali emas SEA Games 2009.
Tonggak kebangkitan sepakbola Malaysia dimulai ketika Krishnasamy Rajagobal mengambil alih posisi pelatih timnas Malaysia pada  Juli 2009. Tapi, pelatih yang dijuliki 'King Rajagobal' bukan baru satu dua tahun memoles skuat Harimau Malaya. Dia mulai membangun skuat Malaysia dengan menjadi pelatih Tim U20 pada 2004-2006.
Karier Rajagobal berlanjut dengan mengarsiteki Harimau Muda, julukan Tim U19 Malaysia, pada 2007 hingga 2009. Dia sukses membawa Harimau Muda menjadi juara Liga Primer Malaysia 2009.
Usaha lima tahun Rajagobal berbuah manis ketika dia sukses membawa Tim U23 Malaysia meraih medali emas SEA Games 2009 Laos. Menekuk Vietnam 1-0 di final pada 17 Desember 2009, tim sepakbola Malaysia meraih medali emas pertamanya setelah menantikannya selama 20 tahun.
Grafik penampilan skuat Rajagobal terus menanjak. Di Asian Games 2010 Guangzhou, Malaysia berhasil melaju ke putaran kedua. Itu merupakan penampilan terbaik Malaysia di Asia Games dalam 32 tahun terakhir.
Keberhasilan Malaysia menjuarai Piala AFF 2010 merupakan hasil kerja yang sudah mulai dirintis sejak 2004. Jadi, mereka pantas menjadi juara baru Piala AFF sekaligus menobatkan diri sebagai raksasa baru di percaturan sepakbola Asia Tenggara.
»»  READMORE...

Soal Tiket, KPK Bisa Minta Keterangan Pengurus PSSI

Tiket Piala AFF 2010
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengkaji dugaan korupsi tiket yang dilakukan pengurus PSSI. Namun, komisi antikorupsi tetap meminta masyarakat melapor agar tim segera menelusuri.

Wakil Ketua KPK, M Jasin, mengatakan KPK akan mengkaji lebih jauh pada pengadaan tiket serta sumber dananya.  Pasalnya, PSSI bukan institusi negara serta didanai dari berbagai sumber.

"Sehingga PSSI tak diaudit Badan Pemeriksa Keuangan," kata Jasin. Namun, masih ada celah, yaitu bila pengurus PSSI merupakan salah satu pejabat negara. "(Kalau pengurusnya pejabat negara) bisa dimintai keterangan," kata Jasin, Rabu (29/12).

Selama pertandingan Piala AFF 2010, pejabat negara selalu hadir. Hingga kini, belum diketahui apakah mereka membeli tiket sendiri atau difasilitasi panitia PSSI. Sementara itu,ribuan calon penonton kecewa karena meski telah membayar voucher tiket,panitia tak bisa memberikannya. Alasannya,tiket ludes.
»»  READMORE...

Pemerintah Malaysia Umumkan Hari Jumat sebagai Hari Libur Nasional

Datuk Seri Najib Tun Razak
REPUBLIKA.CO.ID,KUALA LUMPUR – Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Najib Tun Razak, mengumumkan hari Jumat (31/12) sebagai hari libur nasional untuk merayakan keberhasilan Malaysia menjuarai Piala AFF 2010.

Pengumuman ini disampaikan beberapa jam usai partai final leg kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (29/12) malam, yang dimenangkan Indonesia 2-1. Malaysia juara dengan agregat 4-2.
Najib menggambarkan keberhasilan skuat Malaysia sebagai malam terbesar dalam persepakbolaan negerinya. ‘’Kita harus memanfaatkan ini untuk membawa sepak bola Malaysia menuju kesuksesan yang lebih tinggi,’’ ungkapnya dalam pernyataan seperti dikutip Bernama.

‘’Keberhasilan ini adalah awal dari titik balik sejarah persepakbolaan,’’ kata sang Perdana Menteri. Ia berharap kesuksesan ini akan menginspirasikan generasi muda Malaysia.
»»  READMORE...

Usai Pertandingan, Ratusan Penonton 'Tamasya' di Lapangan GBK

Aksi suporter Indonesia menyemangati timnas
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ratusan penonton pertandingan kedua final Piala AFF 2010 tidak langsung meninggalkan Stadion Utama Gelora Bung Karno, meskipun rangkaian upacara penghormatan pemenang telah berakhir. Dengan kostum warna merah, ratusan penonton menyempatkan diri turun ke lapangan GBK untuk 'bertamasya' sejenak.

Ada yang berfoto-foto. Ada pula yang hanya melihat-lihat sudut-sudut lapangan sebagai bukti kecintaan mereka kepada Timnas Indonesia yang baru saja gagal merebut gelar juara.

"Indonesia menang, tapi yang juara Malaysia. Biarkan saja, masih banyak waktu untuk bisa melakukan pembalasan," ujar Sudarno dari Ciputat yang mengaku baru kali ini bisa menginjak rumput lapangan SUGBK.
Sudarno mengaku cukup puas dengan penampilan Cristian Gonzales dan kawan-kawan setelah mampu memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. Menurutnya, timnas sudah berjuang sampai akhir. "Kita lihat mereka sudah berjuang habis-habisan. Mereka sudah maksimal. Lain kali, harus Indonesia yang jadi juara," lanjutnya.

Tamasya di lapangan GBK akhirnya berakhir. Kerumunan mulai surut meninggalkan tempat setelah lampu stadion satu-persatu dimatikan petugas.
»»  READMORE...

‘Timnas tak Enjoy di Leg Kedua’

Christian Gonzales diapit kiper dan pemain Malaysia di laga final leg kedua, Rabu (29/12).
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Meski secara umum penampilan timnas Indonesia di final leg kedua Piala AFF 2010 menjanjikan, masih ada beberapa kekurangan pada skuad asuhan Alfred Riedl itu.
Pengamat sepakbola, Weshley Hutagalung, menilai timnas sudah tidak bisa lagi enjoy bermain seperti saat partai-partai penyisihan. Ini disebabkan karena timnas terlalu banyak diganggu oleh hal-hal non teknis jelang partai final.
"Di awal turnamen timnas sudah bermain bagus. Sayang, mereka gagal karena terlalu banyak diganggu hal-hal non teknis yang diagendakan pengurus PSSI. Akibatnya, tercermin pada partai final ini," ujar Weshley kepada Republika.
Pengamat sepakbola yang juga pakar komunikasi politik, Effendy Ghazali, mengatakan hal serupa. Ia mengatakan Indonesia tidak bermain seperti biasa. “Mereka terlalu banyak melakukan umpan-umpan panjang. Hal tersebut sangat berbeda dibandingkan saat mereka bisa mengalahkan Malaysia 5-1 pada penyisihan grup, dimana mereka bisa bermain dengan umpan dari kaki ke kaki," ujar Effendy.
»»  READMORE...

Timnas Menang, Jayapura Pesta Kembang Api Sejam Penuh

Aksi suporter Indonesia menyemangati timnas
REPUBLIKA.CO.ID,JAYAPURA - Sejumlah warga Kota Jayapura menyambut kemenangan Tim Nasional Indonesia 2-1 atas Malaysia dengan pesta kembang api dan mercon pada Rabu (29/12) malam.
Setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan leg kedua antara kedua negara tetangga tersebut, berbagai macam kembang api dan mercon mulai dinyalakan oleh sejumlah warga Abepura.
''Kami bangga Indonesia menang atas Malaysia, walau tidak menjuarai Piala AFF. Artinya, kita bisa membalas kekalahan yang terjadi di kandang mereka beberapa hari lalu," kata Mecky Runtuboy, warga BTN Kampkey, distrik Abepura, yang ikut menyalakan mercon bersama rekan-rekannya.
Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Bambang Pamungkas dkk selama 90 menit di stadion utama Gelora Bung Karno itu patut diberikan apresiasi yang baik. Karena, mereka bisa memenangi pertandingan di hadapan presiden SBY dan Ibu Ani Yudhono, dan sejumlah pejabat negara serta ribuan suporter tim Merah Putih. "Ini merupakan semangat juang Merah Putih yang ditunjukan oleh pahlawan olahraga," katanya.
Jhon Adi, warga Perumnas I distrik Heram, mengatakan kemenangan Timnas Indonesia patut dirayakan. "Saya dan teman-teman gembira melihat kemenangan Timnas Indonesia atas Malaysia. Jadi, kami rayakan dengan pesta kembang api," katanya. "Apa yang dipertontonkan oleh pasukan Garuda merupakan semangat juang yang patut ditiru oleh duta-duta olahraga lainnya."
Bunyi mercon dan kembang api hampir dilakukan selama sejam penuh di tiap sudut Kota Jayapura.
»»  READMORE...

Internet tak Segera Difungsikan, Wartawan Langsung Protes

Meski kecewa usai laga final leg kedua, fans Merah Putih tetap sportif
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Sejumlah wartawan melakukan protes ketika jaringan internet yang dimatikan saat pertandingan final Piala AFF 2010 berlangsung, tidak segera difungsikan kembali ketika pertandingan telah berakhir.

Puluhan wartawan cetak maupun foto yang bergegas hendak mengirimkan reportasenya, dibuat kesal oleh ulah panitia yang tak segera memfungsikan kembali jaringan di seputar VIP Barat. Situasi ini membuat suasana gaduh di ruang wartawan.

Wartawan, yang habis kesabarannya, dengan keras memprotes ofisial AFF, Jeysingh Muthia, yang sejak seluruh rangkaian acara selesai hanya berdiam diri dan menghilang tanpa berupaya melakukan perbaikan. Sementara, beberapa wartawan lain bahkan sempat membanting kursi dan memukul meja di tengah hiruk pikuk teriakan-teriakan wartawan yang seluruhnya belum dapat mengirimkan reportasenya hingga pukul 22:15 WIB.
»»  READMORE...

Soal Kegagalan Penaltinya, Firman Utina Bilang...

M Nasuha merayakan gol pertama Indonesia ke gawang Malaysia pada final leg kedua, Rabu (29/12)
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Kapten Firman Utina gagal mengeksekusi penalti untuk membawa Indonesia memimpin ketika pertandingan memasuki menit 18. Firman pun digantikan Eka Ramdani setelah Indonesia tertinggal 0-1 lewat gol Mohd Safee Sali pada menit 53.

Meski sedih karena gagal membawa Indonesia juara Piala AFF 2010, Firman dapat sedikit tersenyum karena berhasil menyabet penghargaan sebagai pemain terbaik. Dia mengaku terkejut mendapat penghargaan Most Valuable Player AFF 2010.

Lalu, ditanya soal hasil tendangan penaltinya, Firman tidak berkomentar banyak. Dia mengaku hal tersebut adalah sebuah kegagalan karena tidak mampu melaksanakan tugas dengan baik.
Tendangan penalti Firman mampu ditangkap oleh penjaga gawang Malaysia, Khairul Fahmi Bin Che Mat, yang tampil gemilang melakukan aksi penyelamatan. Tembakan penalti Firman menyisir lemah di kiri bawah gawang
»»  READMORE...

Safee Sali: Penghargaan Ini untuk Keluarga

Penyerang Malaysia, Safee Sali
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Striker timnas Malaysia, Mohd Safee bin Mohd Sali, berhak meraih penghargaan Golden Boot setelah sukses menjadi pencetak gol terbanyak Piala AFF 2010 dengan raihan lima gol. Dari lima gol yang dihasilkan oleh pemain nomor punggung 10 itu, tiga di antaranya disarangkan ke gawang timnas Indonesia. Sedangkan dua gol lainnya disarangkan ke gawang Vietnam.

"Saya sebetulnya tidak menargetkan menjadi pencetak gol terbanyak. Sebagai striker, saya hanya ingin mencetak gol saja," katanya seusai pertandingan final kedua Piala AFF 2010. "Ini adalah tugas. Jadi, saya harus maksimal. Hasil ini saya persembahkan khusus kepada keluarga."

Menurut dia, kesempatan mencetak gol memang terlambat. Dia baru bisa mencetak gol setelah pertandingan semifinal melawan Vietnam. Dengan mampu menciptakan pada pertandingan krusial itu, Safee Sali mengaku lebih percaya diri.

Dua gol ke gawang Vietnam mampu membawa timnya lolos ke final Piala AFF 2010 untuk kedua kalinya. Pada 1996, Malaysia kalah 0-1 dari Thailand di partai puncak.
»»  READMORE...

Pengamat: Penampilan Timnas Menjanjikan

Irfan Bachdim berebut bola dengan pemain Malaysia, Mohamad Asraruddin, di laga final leg kedua
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Indonesia gagal juara meski menang 2-1 di leg kedua. Pengamat sepakbola, Agung Harsya, mengatakan penampilan tim nasional Indonesia sudah menjanjikan dan menghibur masyarakat. "Tapi, masih banyak sektor yang harus dibenahi, khususnya di belakang," kata penulis buku ‘100+ Fakta Unik Piala Dunia’ tersebut.
Pendapat senada disampaikan masyarakat di berbagai kota. Anggota DPRD Banyumas, Yoga Sugama, mengatakan permainan tim nasional kali ini sudah jauh lebih baik dibanding waktu-waktu sebelumnya. ''Coba kalau waktu tanding di Stadion Bukit Jalil Timnas bermain seperi tadi, tentu kita tidak akan dipermalukan kalah 3-0,'' jelasnya.

"Walaupun secara keseluruhan Indonesia kalah, tapi kemenangan malam ini cukup menggembirakan," kata Dedi, salah seorang penggila bola yang ikut nonton bareng di salah satu kafe di kawasan Martadinata, Bandung.
»»  READMORE...

Jadi Pemain Terbaik AFF 2010, Firman Utina Terkejut

Firman Utina
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Kapten timnas Indonesia, Firman Utina, tidak menyangka dirinya dinobatkan menjadi pemain terbaik Piala AFF 2010, meski timnas Merah Putih gagal menjadi juara untuk keempat kalinya.
"Sebetulnya saya tidak menyangka mendapatkan predikat pemain terbaik," katanya seusai pertandingan final kedua Piala AFF 2010 melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (26/12).
Pemain dengan posisi gelandang dan menjadi pengatur serangan timnas Indonesia itu dinilai memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan seluruh pemain yang turun pada turnamen dua tahunan di tingkat Asia Tenggara ini.
Menurut dia, predikat sebagai pemain terbaik yang diraih baginya tidak begitu penting karena yang lebih penting adalah timnas menjadi juara. Namun, upaya yang dilakukan gagal mengantarkan tim Merah Putih merebut juara Piala AFF 2010.
Pada pertandingan final kedua, sebetulnya timnas Indonesia memenangi pertandingan dengan skor 2-1. Hanya saja hasil itu belum mampu membawa Indonesia juara karena pada pertandingan final pertama kalah dari Malaysia dengan skor 0-3 dan total agregat 2-4.
Predikat sebagi pemain terbaik, bagi Indonesia bisa dikatakan sebagai pengobat luka. Karena, predikat tersebut hanya satu-satunya yang bisa diraih. Untuk pencetak gol terbanyak diraih oleh striker Malaysia Mohd Safee bin Mohd Sali yang menciptakan total lima gol.
»»  READMORE...

Nurdin Halid: Alfred Riedl Dipertahankan

Alfred Riedl
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengatakan akan tetap mempertahankan posisi pelatih Alfred Riedl meski tidak mampu mempersembahkan trofi Piala AFF 2010 yang merupakan target yang dibebankan. "Siapa bilang Riedl dipecat. Dia tetap kami pertahankan," katanya usai menyaksikan pertandingan final kedua Piala AFF 2010 antara Indonesia dan Malaysia di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu.

Meski tidak dipecat, kata dia, pihaknya tetap akan mengevaluasi kinerja jajaran pelatih serta seluruh pemain yang turun pada turnamen dua tahunan ini. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan tim. Pada pertandingan final kedua Piala AFF 2010, meski didukung penuh 95 ribu penonton dan memenangi pertandingan dengan skor 2-1, Firman Utina dan kawan-kawan tetap gagal merebut juara turnamen yang dulunya bernama Piala Tiger itu.

Meski menang, secara agregat Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 2-4 karena pada pertandingan final pertama timnas Merah Putih harus menyerah dengan skor 0-3.
Nurdin menjelaskan hasil yang diraih pada pertandingan final kedua telah maksimal. Semua pemain dan jajaran telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Hanya saja, kemenangan itu belum mampu mengantarkan Indonesia juara Piala AFF untuk pertama kalinya. "Ini adalah takdir Alloh. Hasil ini penuh perjuangan," katanya.

Ditanya masalah bonus yang akan diberikan pada M. Nasuha dan kawan-kawan, Nurdin belum bisa memberikan penjelasan yang pasti karena harus dirapatkan dengan jajarannya. Firman Utina dan kawan-kawan saat lolos ke final mendapatkan bonus yang cukup besar yaitu Rp2,5 miliar. Jika mampu merebut juara Piala AFF tahun ini bonusnya ditambah Rp3 miliar.
»»  READMORE...

Presiden Hargai Perjuangan Timnas

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan apresiasi terhadap perjuangan dan kerja keras pemain tim nasional sepakbola. Walaupun belum berhasil menjadi yang terbaik di Asia Tenggara, tapi mereka telah menunjukkan semangat bertanding saat melawan Malaysia dalam laga kedua final Piala AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu (26/12) malam.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, kepada kantor berita Antara. "Presiden sangat mengapresiasi perjuangan tim nasional kita dan berterima kasih kepada seluruh anggota timnas dan pelatih," kata Julian.

Ia menjelaskan bahwa hal tersebut disampaikan Kepala Negara kepada para pemain dan ofisial seusai pertandingan. Timnas berhasil memukul Malaysia dengan skor 2-1, namun kalah agregat 2-4 karena kalah 0-3 saat bertanding di Kuala Lumpur.

Walaupun timnas gagal meraih Piala AFF untuk pertama kalinya, namun ribuan suporter memberikan apresiasi kepada Firman Utina dan kawan-kawan. Mereka mengacungkan jempol dan tepuk tangan saat skuat Merah Putih meninggalkan stadion Gelora Bung Karno dengan menggunakan bus seusai pertandingan.
»»  READMORE...

Masyarakat Medan tetap Bangga

Nonton bareng
REPUBLIKA.CO.ID,MEDAN -- Masyarakat Medan tetap bangga dengan hasil akhir yang diperoleh timnas Indonesia. Meski tidak jadi juara, timnas dianggap sudah menampilkan permainan terbaiknya. Yel-yel Garuda di Dadaku pun tetap berkumandang di Medan usai wasit meniupkan peluit tanda berakhir pertandingan.
"Bagi saya timnas tetap juara," kata Rachmad, usai nonton bareng bersama di Lapangan Bunga, Medan. Dia pun tetap berjingkrak dan mengangkat bendera Merah Putih di tangannya sambil berjalan pulang. Mereka kembali menyesaki jalanan yang sempat sepi selama pertandingan berlangsung.
Sebelumnya, ratusan masyarakat Medan membanjiri venue untuk menyaksikan langsung perjuangan tim Garuda merebut gelar juara AFF lewat tiga layar lebar berukuran 8x6.
Sejak sore, masyarakat Medan mulai berdatangan memadati venue. Cuaca mendung tak menyurutkan niat untuk berbaur bersama di suasana terbuka. Dengan mengenakan atribut Merah Putih, dukungan terasa lebih sahih.
Tampak puluhan anggota kelompok fans PSMS, Smeck Hooligan, ikut memadati lokasi nonton bareng di Taman Bunga Medan. Mereka ikut bersorak meneriakkan yel-yel dukungan kepada Bambang Pamungkas cs. Tak lupa genderang mengiringi nyanyian dukungan untuk Merah Putih. Beberapa tokoh masyarakat juga berbaur dengan masyarakat. Terlihat Konsul Jenderal Amerika Serikat Untuk Medan, Stanley Harsha, Dirut Pelindo Hermansyah, dan anggota DPRD Sumut Ajib Shah.
»»  READMORE...

 

Sepatah Kata

Selamat datang dan bergabung sahabat. Jazakallah khoir atas kunjungan sahabat.. Blog ini merupakan ungkapan murni hati ane sendiri tanpa melihat ide dan pikiran orang lain. Semuanya mengalir seperti air, semuanya adalah ekspresi diri, semuanya adalah Selengkapnya

Sepintas Tentang Penulis

Kehidupan manusia dipenuhi oleh banyak peristiwa cinta, senyum, kegembiraan, keceriaan, persahabatan, kebencian,kegalauan, kesedihan, kemurungan, permusuhan Selengkapnya

Info